INDRAMAYU – Program Studi
Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Al-Zaytun
Indonesia (IAI AL-AZIS) terus melakukan penguatan akademik melalui pemutakhiran
kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Dalam rapat koordinasi
yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026, Prodi PBA mematangkan integrasi
riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ke dalam struktur kurikulum untuk
semester genap 2025.2.
Transformasi Berbasis OBE
Ketua Prodi PBA, Dadan Mardani, S.Sos.I., M.A., M.Pd., menjelaskan bahwa
penerapan kurikulum OBE menuntut adanya sinkronisasi antara Capaian
Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan kebutuhan dunia kerja global dan perkembangan IPTEK. Salah satu
instrumen utamanya adalah penyusunan RPS yang secara eksplisit menyisipkan
hasil penelitian dosen di setiap pertemuan kelas.
"Implementasi OBE di Prodi
PBA bukan sekadar administratif, melainkan akselerasi visi keilmuan LSTEAMS.
Kita memastikan setiap mata kuliah memiliki luaran (outcome) yang jelas,
di mana mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga metodologi riset
yang relevan," tegas Dadan Mardani di hadapan 23 Dosen dan 3
Tenaga Kependidikan Fakultas Tarbiyah.
Langkah Strategis Dalam
pertemuan virtual tersebut, diputuskan beberapa langkah taktis:
- Audit CPL & BoK: Memastikan mata kuliah
pendukung bahasa Arab (Nahwu, Sharaf, Imla) selaras dengan visi riset
internasional.
- Klusterisasi Riset: Mengelompokkan dosen
berdasarkan keahlian untuk mendukung target minimal satu integrasi
riset/PkM dalam satu semester per mata kuliah.
- Literasi Digital: Pendampingan bagi dosen
dalam menyusun literatur dan metode pembelajaran yang inovatif berbasis
digital.
Dengan pematangan Kurikulum OBE
ini, IAI AL-AZIS berkomitmen mencetak lulusan PBA yang profesional, inovatif,
dan transformatif, sesuai dengan standar mutu pendidikan tinggi internasional.

0 Comments