Dokumentasi Karya Unggulan Mahasiswa: Dari Ruang Kelas hingga Panggung Kompetisi
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) terus berkomitmen menjadi ruang kreatif bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kedalaman makna literatur Arab melalui seni visual. Dokumentasi ini menampilkan jajaran karya kaligrafi pilihan mahasiswa angkatan 2022 dan 2024 yang telah melalui proses kurasi kelas hingga siap bersaing di panggung kompetisi.
Galeri Mahakarya
1. Nurlaila Hayati Fitria (NIM: 1240102002) – Angkatan 2024
Eksplorasi Simbolisme dan Alam
Nurlaila menghadirkan gaya Kaligrafi Kontemporer yang berani dengan mengubah teks suci menjadi bentuk-bentuk alam yang ikonik.
Syajarah at-Tauhid: Menampilkan jalinan khat yang membentuk pohon kokoh, melambangkan iman yang menghujam bumi dan ilmu yang menjulang langit.
Metamorfosis Cahaya: Siluet kupu-kupu yang artistik di atas langit senja, menggambarkan keindahan transformasi diri melalui pendidikan.
Lazuardi Tauhid (Surah Al-Ikhlas): Perpaduan Khat Naskhi yang bersih dengan latar pemandangan syahdu, menciptakan harmoni antara teks dan realita alam.
2. Nancy Mursalati'Aini (NIM: 1220102026) – Angkatan 2022
Keanggunan Klasik dan Ornamentasi Floral
Karya Nancy menonjolkan kerapian teknik dan sentuhan estetika feminin melalui Ornamentasi (Zukhruf) yang mendetail.
Cahaya Kemenangan (Surah An-Nasr): Penulisan surah secara lengkap dengan bingkai geometris kuning cerah dan hiasan bunga merah muda yang melambangkan optimisme.
Eksistensi Syukur (Alhamdulillah): Eksplorasi gaya bebas di atas latar belakang bertekstur vintage, memberikan kesan artistik yang abadi dan mendalam.
Cahaya Kemenangan (Surah An-Nasr): Penulisan surah secara lengkap dengan bingkai geometris kuning cerah dan hiasan bunga merah muda yang melambangkan optimisme.
Eksistensi Syukur (Alhamdulillah): Eksplorasi gaya bebas di atas latar belakang bertekstur vintage, memberikan kesan artistik yang abadi dan mendalam.
3. Putri Dian Khairani (NIM: 1220102030) – Angkatan 2022
Sintesis Tradisi, Geometri, dan Narasi Semesta
Koleksi karya Putri Dian Khairani menunjukkan evolusi artistik yang sangat dinamis. Ia berhasil membawa teks suci ke dalam konteks visual yang beragam, mulai dari keindahan budaya Nusantara hingga penggambaran fenomena alam yang dahsyat.
Simpul Kedamaian (Surah An-Nasr): Sebuah karya yang menonjolkan ketelitian garis dalam bingkai lingkaran geometri hijau yang bertumpuk, melambangkan kebulatan tekad, persatuan, dan kemenangan yang terorganisir dengan rapi.
Tadabbur Malam (Surah Al-Ikhlas): Melalui sapuan warna yang syahdu dan teknik gradasi gelap-terang, Putri menggambarkan Al-Qur'an sebagai pelita cahaya di atas buku yang terbuka, menegaskan bahwa iman adalah cahaya penuntun di tengah kegelapan malam ilmu pengetahuan.
Harmoni Nusantara (Surah At-Tin): Dalam karya ini, Putri melakukan inovasi dengan menyematkan motif Batik Mega Mendung dan corak parang sebagai bingkai utama Surah At-Tin. Penggunaan latar warna-warni dan dedaunan yang berguguran menciptakan kesan bahwa pesan Al-Qur'an menyatu dengan kearifan lokal dan keindahan alam Indonesia.
Fenomena Semesta (Al-Qari'ah): Karya terbarunya tampil sangat ikonik dengan format Kaligrafi Figuratif berbentuk burung yang terbang di atas ilustrasi fenomena alam yang ekstrem. Dengan latar belakang gunung meletus, gedung bertingkat, dan peta dunia, Putri secara visual merangkum esensi peringatan dalam Surah Al-Qari'ah mengenai guncangan dahsyat di hari kiamat dan keterhubungannya dengan kondisi dunia saat ini.
Simpul Kedamaian (Surah An-Nasr): Sebuah karya yang menonjolkan ketelitian garis dalam bingkai lingkaran geometri hijau yang bertumpuk, melambangkan kebulatan tekad, persatuan, dan kemenangan yang terorganisir dengan rapi.
Tadabbur Malam (Surah Al-Ikhlas): Melalui sapuan warna yang syahdu dan teknik gradasi gelap-terang, Putri menggambarkan Al-Qur'an sebagai pelita cahaya di atas buku yang terbuka, menegaskan bahwa iman adalah cahaya penuntun di tengah kegelapan malam ilmu pengetahuan.
Harmoni Nusantara (Surah At-Tin): Dalam karya ini, Putri melakukan inovasi dengan menyematkan motif Batik Mega Mendung dan corak parang sebagai bingkai utama Surah At-Tin. Penggunaan latar warna-warni dan dedaunan yang berguguran menciptakan kesan bahwa pesan Al-Qur'an menyatu dengan kearifan lokal dan keindahan alam Indonesia.
Fenomena Semesta (Al-Qari'ah): Karya terbarunya tampil sangat ikonik dengan format Kaligrafi Figuratif berbentuk burung yang terbang di atas ilustrasi fenomena alam yang ekstrem. Dengan latar belakang gunung meletus, gedung bertingkat, dan peta dunia, Putri secara visual merangkum esensi peringatan dalam Surah Al-Qari'ah mengenai guncangan dahsyat di hari kiamat dan keterhubungannya dengan kondisi dunia saat ini.





0 Comments