Prestasi Membanggakan Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa PBA IAI Al-AZIS di ICCMS 2025: Raih Penghargaan dan Sertifikat Internasional

Indramayu, Agustus 2025 — Setelah sukses berpartisipasi dalam International Conference on Culture, Modernity, and Science (ICCMS) 2025, Civitas akademika Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAI Al-AZIS kembali menorehkan pencapaian yang membanggakan.


Ustadzah Iis Susiawati, M.Pd. selaku Dosen PBA IAI AL-AZIS dan Rizka Al-Fajr (Mahasiswa PBA semester 6 angkatan 2022) menerima sertifikat Presenter ICCMS 2025 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menyampaikan makalah berjudul “From Classical Texts to Digital Platforms: Reconstructing Arabic Language Pedagogy for Multidisciplinary Education Goals”. Karya tersebut memadukan kekayaan teks klasik dan inovasi teknologi digital, sehingga menarik perhatian audiens konferensi internasional tersebut.


Sementara itu, Ustadz Dadan Mardani, S.Ssos.I., M.A., M.Pd. bersama Fadhila Syahda Nissa (Mahasiswa PBA semester 8 tahun 2021) meraih penghargaan Best Paper ICCMS 2025 dengan makalahnya yang berjudul “Arabic as a Bridge for Scientific and Technological Literacy in the Islamic World”. Makalah ini dinilai memiliki orisinalitas ide, relevansi tinggi terhadap tema konferensi, serta kekuatan argumentasi yang kokoh dalam mengangkat peran strategis bahasa Arab sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia Islam.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa PBA IAI Al-AZIS tidak hanya aktif dalam forum akademik internasional, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang diakui kualitasnya. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam ajang ini memperlihatkan kekuatan sinergi akademik yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan posisi bahasa Arab di ranah global.

Dengan diraihnya penghargaan dan sertifikat ini, Prodi PBA IAI Al-AZIS berharap semakin banyak civitas akademika yang termotivasi untuk berpartisipasi dalam forum-forum ilmiah, mengasah kemampuan riset, dan berkontribusi dalam membangun peradaban berbasis ilmu pengetahuan.

0 Comments