Indramayu, 7 Agustus 2025 — Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) IAI Al-AZIS kembali menunjukkan eksistensinya di tingkat internasional dengan mengikuti International Conference on Culture, Modernity, and Science (ICCMS) 2025 yang digelar secara virtual. Konferensi ini menjadi ajang kolaborasi dan diskusi ilmiah antar akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk mengkaji peran budaya, sains, dan pendidikan dalam perkembangan dunia Islam modern.
Pada kesempatan ini, dua topik penting berhasil diangkat oleh civitas
akademika PBA IAI Al-AZIS.
![]() |
Sesi pemaparan Ustadz Dadan Mardani, S.Sos.I., M.A., M.Pd., di ICCMS 2025 yang menyoroti peran strategis bahasa Arab dalam mendukung literasi sains dan teknologi di dunia Islam. |
Ustadz Dadan Mardani, S.Sos.I., M.A., M.Pd., dosen tetap sekaligus
Kaprodi PBA, tampil sebagai presenter dengan judul presentasi "Arabic
as a Bridge for Scientific and Technological Literacy in the Islamic
World". Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa bahasa Arab telah
menjadi bahasa ilmiah utama dalam sejarah kejayaan peradaban Islam. “Bahasa
Arab tidak hanya menjadi bahasa agama, tetapi juga bahasa peradaban.
Menghidupkan kembali peran bahasa Arab sebagai medium literasi sains dan
teknologi adalah langkah strategis menuju kebangkitan ilmu pengetahuan di dunia
Islam,” ungkapnya.
![]() |
dalam konferensi internasional ICCMS 2025.
![]() |
Ustadzah Iis Susiawati, M.Pd., memberikan pengantar pada sesi presentasi Rizka Al-Fajr dalam konferensi internasional ICCMS 2025 |
Sementara itu, kontribusi kedua yang ditampilkan melalui presentasi
berjudul “From Classical Texts to Digital Platforms: Reconstructing Arabic
Language Pedagogy for Multidisciplinary Education Goals”. Materi ini
disampaikan oleh Rizka Al-Fajr, mahasiswa semester 6 angkatan 2022. Dalam
presentasinya, Rizka mengangkat isu strategis mengenai perlunya inovasi dalam
pedagogi bahasa Arab, dengan mengintegrasikan kekayaan literatur klasik dan
teknologi digital guna menjawab tantangan pembelajaran di era multidisipliner.
Makalah tersebut lahir dari proses kajian akademik yang matang,
dengan arahan dan bimbingan dari Ustadzah Iis Susiawati, M.Pd., yang juga turut
hadir mendampingi dalam sesi konferensi. Sinergi antara dosen dan mahasiswa ini
memperlihatkan model kolaborasi ilmiah yang produktif, sekaligus menjadi
cerminan pembinaan akademik yang kuat di lingkungan Prodi PBA IAI AL-AZIS.
Keikutsertaan dalam ICCMS 2025 bukan hanya menjadi ajang
eksistensi, tetapi juga menjadi sarana kontribusi nyata dalam wacana global
mengenai pengembangan keilmuan Islam. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi
mahasiswa lain untuk terus mengasah potensi dan memperluas wawasan melalui
forum-forum ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional.
0 Comments